Mari bertukar Cerita

Jogja Jakarta Via Kereta Api Jokowi

Jogja Jakarta Via Kereta Api Jokowi

Tidak semua orang berkesempatan bertemu presiden, dijamu presiden, apalagi naik kereta bareng presiden. Tapi jangan khawatir, sekarang kita bisa merasakan rasanya fasilitas kereta kepresidenan lewat kereta wisata. Tapi tentu saja, kita tidak akan bertemu dengan pak Jokowi atau mas Kaesang di sana (kecuali ngepasi mereka pulang kampung beli tiket sendiri).

Jokowi di Kereta Wisata (Kompas.com)

Jadi, apakah kamu termasuk orang yang gemar bepergian menggunakan kereta jarak jauh? Saya termasuk yang suka naik kereta, terutama bila tidak sedang diburu-buru kepentingan mendesak. Kereta api adalah salah satu moda transportasi paling nyaman untuk menikmati perjalanan. Tepat waktu, murah, aman, bisa menikmati pemandangan dan bagi beberapa orang naik kereta akan membawa kenangan soal masa silam.

Nostalgia di kereta?

Tapi tunggu, jangan-jangan kamu termasuk orang yang ogah naik kereta karena punya bayangan bahwa kereta itu tidak nyaman atau mahal? Sekadar info , saat ini kereta kelas ekonomi sudah dilengkapi dengan AC yang dingin; bahkan untuk kereta ekonomi Gaya Baru Malam Selatan seharga Rp104.000,00 jurusan Pasar Senen – Gubeng (Jakarta—Surabaya). Coba, moda transportasi apa yang bisa membawa kita ke Surabaya dari ibukota negara dengan seratus empat ribu rupiah saja, kalau bukan kereta?

Tapi, kali ini ceritanya bukan soal kereta ekonomi, melainkan kereta wisata. Soal harga memang berbeda, tapi akan sebanding dengan kualitas dan layanannya.

Saat ini ada kereta dengan interior seperti ini yang beroperasi reguler , lho!

Kereta Wisata (disingkat Kawista) awalnya memang ditujukan untuk keperluan pariwisata, baik itu outing kantor, wisata keluarga, mudik bersama ataupun alasan lainnya. Kita bisa menyewa satu kereta (atau biasa disebut gerbong, padahal sebenarnya “gerbong” adalah istilah untuk kereta barang) atau lebih sesuai kebutuhan, Selain itu kita juga bisa menentukan konfigurasi kursi yang kita inginkan. Mulai dari seri imperial yang berkonfigurasi tempat duduk 2-1 (20 penumpang) hingga kereta priority yang berkonfigurasi 2-2 (28 penumpang) plus fasilitas LCD Touch Screen.

Sudah tampak aura dingin dan nyaman, kan?

Nah, kereta wisata yang saya coba adalah Kereta Priority dari Stasiun Tugu Yogyakarta tujuan Stasiun Jatinegara. Kawista Priority punya jadwal reguler Jumat malam dari Stasiun Jakarta Gambir ke Stasiun Solo Balapan (dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu keberangkatan  pukul 20:15 tiba 04:45) dan Stasiun Jakarta Gambir ke Stasiun Surabaya Pasar Turi (dirangkaikan dengan kereta Sembrani keberangkatan 19:45 tiba 05:43). Relasi sebaliknya diberangkatkan pada hari Minggu (Argo Lawu 20:00 dari Solo Balapan dan Sembrani 17:50 dari Surabaya Pasar Turi). Soal harga dipatok 800 ribu untuk relasi Jakarta-Solo dan 900 ribu untu Jakarta-Surabaya. Tapi perlu diingat bawa pemesanan kereta ini baru bisa dilayani sekitar 3—4 minggu dari hari keberangkatan, tidak seperti kereta lain yang sudah bisa dipesan sejak tiga bulan sebelumnya.

Boarding Pass Kereta Wisata Priority, gerbongnya paling belakang

Sebelum kereta berangkat, minum jus yang disediakan gratis dulu ya…

Sudah penasaran dengan fasilitasnya? Hayuklah kita intip sama-sama kelebihan moda transportasi yang “serasa naik kereta bareng Jokowi” ini! Tapi, bolehlah sebelumnya kita berkenalan dulu dengan awak kabinnya..

1. Ruang kaki super Lega

Bila barang bawaan tidak muat di bagasi kabin, bisa ditaruh di depan kita tanpa mengganggu kenyamanan kaki
Nah.. lihat saja untuk tinggi badan di atas 170cm masih sisa banyak ruang kaki 🙂

2. Ada tempat bagasi kabin yang bisa dibuka -tutup macam di pesawat

Bagasi kabin luas dan aman untuk barang bawaan

3. Pelayanan yang ramah dari cabin crew

Sepanjang perjalanan kita akan ditemani oleh awak kabin yang ramah dan selalu tersenyum. Malam itu saya ditemani oleh ‘kak’ Ratih dan ‘kak’ Tiur.

4. Makan malam cuma-cuma

Gratis! Makan malam ini disediakan gratis, terdiri dari: Nasi Goreng + Ayam Goreng + Puding + Brownies + Jeruk + bonus tissue basah.

 

Pudding dengan buah segar, yang gratisan itu…

5. Toilet yang wangi dan bersih

Kamar mandi yang bersih dan hanya digunakan khusus untuk penumpang Kereta Wisata Priority

6. Video on Demand

Aplikasi Video on Demand yang bisa diakses lewat LCD atau smartphone via wifi
Konten-konten VOD

7. Kabin yang nyaman dan digelapkan

Suasana kabin yang gelap membantu penumpang tidur dengan nyenyak. Jangan khawatir untuk kamu yang masih mau membaca, masih ada lampu baca yang bisa digunakan secara personal.

Selain kelebihan-kelebihan di atas, masih banyak keunggulan lain kereta wisata, di antaranya:

  • Selimut dan Bantal
  • Lantai beralas karpet tebal yang meredam suara kereta
  • Free flow kopi, teh, dan air mineral
  • Reclining seat 135 derajat

Kemudian, ini beberapa tip memaksimalkan pengalaman berkereta wisata:

  • Mulailah mencari ketersediaan kereta wisata 3–4 minggu sebelum tanggal keberangkatan
  • Walaupun kereta wisata punya jadwal Jumat malam dari Jakarta dan Minggu malam dari kota tujuan, biasanya ada jadwal tambahan di hari libur nasional atau long weekend
  • Lampu pada kursi terdepan tidak dimatikan untuk standar keamanan, pastikan kamu membawa penutup mata bila sulit tidur dengan lampu menyala
  • Tidak usah membawa air minum berlebihan, ingat ada free flow drink
  • Pada hari tertentu harga kereta ini bisa lebih murah walau sekadar berkurang 100ribuan dari harga normal
  • Bawalah headset/ earphone dengan jack 3,5 mm bila ingin menikmati VOD karena LCD TV belum bisa dikoneksikan dengan bluetooth
  • Bertanyalah kepada awak kabin bila butuh bantuan, mereka akan dengan senang hati membantu

Jadi, sudah siap menikmati kursi Kereta Wisata?



4 thoughts on “Jogja Jakarta Via Kereta Api Jokowi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *